بسم الله الرحمن الرحيم
الحمد لله رب العالمين والصلاة والسلام على أشرف الأنبياء والمرسلين وعلى آله واصحابه أجمعين
Saudara-saudaraku
para penuntut ilmu ad dhien yang dirahmati oleh Allah ﷻ, dan kami berharap kepadaNya agar senyum, canda, dan tawa
kalian menjadi ibadah. Dan sakit, lelah, dan letih menjadi penggugur dosa.
Wahai para
penuntut ilmu ad dhien, siapakah di antara kita yang tidak ingin sukses dalam
menuntut ilmu?
Setelah
memohon taufik dan pertolongan kepada Allah ﷻ melalui tulisan yang singkat ini kami akan menyampaikan
tips-tips sukses dalam menuntut ilmu ad dhien. Di antaranya sebagai berikut:
1.
Luruskan niat
Tuntutlah ilmu untuk mencari
wajah Allah ﷻ bukan untuk dipuji,
disanjung, dikatakan ustadz, kiyai, atau sang alim. Karena apabila untuk dipuji
makhlukNya maka anda akan binasa dan tidak memperoleh ilmu yang berbarokah.
Cukuplah sebuah ayat sebagai motor penggerak kita untuk selalu ikhlas di dalam
menuntut ilmu syar’i. Allah berfirman dalam surat Al Bayyinah ayat 5 yang
berbunyi:
وما أمروا !لا
ليعبدوا الله مخلصين له الدين حنفاء ويقيموا الصلاة ويؤتوا الزكاة وذلك دين القيمة
Artinya: Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya
menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama
yang lurus, dan supaya mereka mendirikan shalat dan menunaikan zakat; dan yang
demikian Itulah agama yang lurus.
2. Berdoa dan bertawakal kepada
Allah ﷻ
Karena doa merupakan senjata yang
ampuh bagi seorang mukmin agar ia bisa mencapai tujuan dan cita-citanya.
Marilah sedikit kita membuka lembaran sejarah islam. Di sana kita akan dapati
begitu banyak pelajaran. Contohnya tentang kisah nabi Yunus ‘alaihisholatu
wassalam yang tidak dimakan oleh ikan, nabi Ibrahim yang tidak terbakar oleh
api, dan nabi Isma’il yang tidak terluka oleh pisau. Itu semua karena mereka
berdoa dan bertawakal kepada Allah subhanahu wata’ala. Marilah kita mencontoh
para nabi dan rasul di dalam segala aktifitas kita. Begitu banyak dalil yang
menganjurkan kita untuk berdoa kepada Allah subhanahu wa ta’ala, diantaranya
Allah berfirman dalam surat Al baqarah ayat 186, yang berbunyi:
وَإِذَا سَأَلَكَ عِبَادِي عَنِّي فَإِنِّي قَرِيبٌ ۖ أُجِيبُ دَعْوَةَ الدَّاعِ إِذَا دَعَانِ ۖ فَلْيَسْتَجِيبُوا لِي وَلْيُؤْمِنُوا بِي لَعَلَّهُمْ يَرْشُدُونَ
Yang artinya: dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, Maka (jawablah),
bahwasanya aku adalah dekat. aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa
apabila ia memohon kepada-Ku, Maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala
perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada
dalam kebenaran.
3.
Kecerdasan,
semangat, kesungguhan, modal, memiliki guru yang ahli di bidangnya, dan lamanya
menuntut ilmu.
Sebagaimana hal ini disampaikan oleh al imam
Asy Syafi’i di dalam syairnya no 83809 yang berbunyi:
يا أخي لن تنال العلم إلا بستة سأنبيك عن تفصيلها ببيان ذكاء وحرص وإجتهاد
وبلغة وصحبة استاذ طول زمان
“Wahai saudaraku, engkau tidak
akan mendapatkan ilmu kecuali dengan enam perkara, maka aku akan
menyebutkan dan menjelaskan secara terperinci. Yaitu kecerdasan, semangat,
kesungguhan, modal, belajar dengan seorang ustadz, dan lamanya waktu menuntut
ilmu.
4. Istiqomah
Ada pepatah yang mengatakan,
Panas-panas tai ayam, itulah pepatah yang pantas bagi seorang penuntut ilmu
yang putus di tengah jalan. Ya akhi, kesuksesan itu butuh perjuangan dan
pengorbanan, bukan hanya dengan berleha-leha atau berpangku tangan lantas
kesuksesan akan datang begitu saja. Karena menuntut ilmu merupakan ibadah maka
kita harus tetap istiqomah sampai ajal menjemput kita.
Allah berfirman dalam Surat Al
Hijr ayat 99 yang berbunyi:
وعبدك ربك حتى
يأتيك اليقين
Artinya: dan sembahlah Tuhanmu
sampai datang kepadamu yang diyakini (ajal).
Semoga dengan tulisan
yang singkat ini dapat memberikan manfaat bagi kita para penuntut ilmu.
وصلى الله على محمد وعلى آله واصحابه أجمعين
وآخر دعوانا أن الحمد لله رب العالمين
Bekasi, 24
Dzulhijjah 1437 H
Akhukum Abu
Khuzaimah Hanif Azhar As-Sulawesy

Tidak ada komentar:
Posting Komentar